KATA PENGANTAROm Swastyastu
Jajaran Redaksi sangat berbahagia dan sekaligus mengucapkan puji syukur kepada Hyang Widhi Wasa, karena majalah Suluh Sadhana kita, sejak edisi penerbitan ke-3, Januari- Juni 2026, telah memiliki payung hukum legal berupa Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum Republik Indonesia No: AHU-0039338.AH.01.01.TAHUN 2026, Tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas, PT Suluh Sadhana Jagadhita dengan Akta : Pendirian Perseroan Terbatas PT Suluh Sadhana Jagadhita No : 02 , Tertanggal 11 Mei 2026, yang menerbitkan majalah ini, bekerja sama dengan Yayasan Veda Poshana.
Suluh Sadhana, merupakan majalah spiritual, eksistensinya sebagai media komunikasi, informasi dalam pembelajaran Veda dengan berpegang pada prinsip Unity (Kesatuan), Purity(Kemurnian) dan Divinity (Ketuhanan). Sangat diharapkan sidang pembaca terinspirasi dan termotivasi, hingga mencapai tataran spiritual tertinggi enlightenments (pencerahan mahasempurna) ketika masih hidup di jagat maya pada ini.
Weda mengajarkan “Satvika Yadnya”, yaitu yajnya sebagai jalan pengorbanan suci. Yajnya adalah napas dharma, denyut kasih, dan persembahan tulus dari jiwa manusia kepada Sang Pencipta. Demikian artiket pertama Suluh Sadhana. Selain itu, juga dibedah, “Mrtyunivaarana Mantraah. Digunakan, sebagai wahana efektif, lepas dari kematian, mewujudkan kesehatan termasuk perlindungan bahaya,”. Sajian menarik lainnya, “ Evolusi Gayatri Paling Indah Pada Tradisi Veda. Eksistensi Tak Berubah, Hanya Suatu “Emanasi”, Akibat Apresiasi Penuh Kasih Pemujanya. Membedah Filosofi “Brahman” Pada Tiga Anuvaka Mantra Taittiriiya Upanisad. Ada lagi artikel lainnya, “Sri Vidya, Sri Cakra dan Pembangkitan Melalui Mantra Tantra, Lalita Tripurasundari dan Mantra Veda Gabungan 100 Suku Kata,” Ada lagi suguhan “Hari Raya Galungan: Introspeksi Praktik Swadharma dan Dharma Negara,” hingga “Dharma Santi Nasional Saka 1948 / 2026 Masehi di Bali.
Presiden Prabowo : Moment Strategis dan Efektif Saling Memaafkan, Perkuat Persaudaraan dan Meneguhkan Nilai Nilai Dharma Berdasarkan Tri Hita Karana dan juga Tat Twan Asi,” termasuk “Racun dan Detoksifikasi menurut Ayur Veda Herbal, Panchakarma, Pranayama dan Asana,” juga artikel substantif lainnya “Meditasi untuk meningkatkan Kesadaran” Di samping Profile Pasraman Widya Shanti Buana, Abiansemal, Badung yang juga memberi pelatihan Yoga Asanas, Profile Yogini Mahakailai Laksmi, yang melakukan tirtayatra ke bukan saja di nusantara, melainkan ke Nepal, India belasan kali, bahkan dua parikrama di Gunung Suci Mahadewa, Kailash di Tibet Barat, melewati oksigen tipis minus 5-10 celcius di ketinggian 5.700 mdpl.
Demikian kutipan beberapa artikel menarik yang disajikan “Suluh Sadhana” pada penerbitan edisi ke-3 ini. Tim Redaksi senantiasa berusaha memenuhi deadline terbit persemester, namun bukan tertutup kemungkinan bisa terbit tiga kali atau empat kali setahun, dalam format “edisi khusus”.
DAFTAR ISI
1. Mutiara Veda
2. Upanisad dan Tuntunan Kehidupan
3. Pembelajaran Veda
4. Ajaran dan Praktik Spiritual
5. Kegiatan Ritual
6. Kegiatan Sosial
7. Ayurveda
Racun dan Detoksifikasi Menurut Ayur Veda Herbal, Panchakarma, Pranayama dan Asana.
8. Dharma Yatra
Perjalanan Spiritual Danghyang Nirartha di Lombok dan Warisan Spiritualitas Wetu Telu.
9. Kearifan Lokal
10. Profil
11. Yoga dan Meditasi
12. Kisah Perjalanan Spiritual
13. Resensi Buku :
Dharma Sunya: Upanishad Jawa Kuno

Tidak ada komentar:
Posting Komentar