Mengenal Lebih Dekat Pasraman Widya Shanti Buana, Abiansemal, Badung

 

Sinergi Cerdas dan Bijak, Bagian Target Holistik
Realisasikan Keseimbangan Sekala dan Niskala
Oleh :
I Putu Putrawan, SE, M.Fil. H.

Di lokasi sangat strategis tepatnya di jalan Janger No 22 Banjar Kedampal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan. Abiansemal, Kabupaten Badung, berdiri Pasraman Widya Shanti Buana. Pasraman itu bukan saja sebagai pusat diskusi terkait jnana, - pengetahuan kebijksanaan spiritual - , aktivitas untuk mengoptimalkan skema yadnya sesuai lokal genius Bali, juga sebagai center pelatihan yoga asanas, bagian dari Astanggayoga Rishi Patanjali.
Pelatihan Yoga asanas itu diyakini sebagai bagian holistik , bukan saja penguatan fisik, psikis transformasi karakter dan juga berimpilasi positif terkait elevasi spiritualitas. Kenapa yoga asanas itu penting? 

Komunitas Yoga Assanas di Pasraman Widya Shanti


Menurut tiga pelatih yoga di Pasraman Widya Shanti Bhuana, Yogi Putu Putrawan, SE, M.Fil. H, bersama istri dan Ibu Intan, yoga itu sudah sangat populer, hingga ke negeri barat. Yoga tak hanya dipandang berdasarkan warisan kitab kuno, terkait humanisme, kebugaran fisik, psikis dan spiritual. Namun, di barat pelatihan Astangayoga Rishi Patanjali, yang terdiri dari : 1. Yama, 2. Niyama, 3. Asanas, 4. Pranayama, 5. Pratyahara, 6. Darana, 7. Dyana, dan 8. Samadi, juga sudah dibedah dari perspektif ilmiah. Jadi, ralatif banyak lah maanfaat yoga itu ketika diaplikasikan dalam pola sistematis, reguler, dan berkesinambungan. Bukan saja, dapat menguatkan kerja fisik, misalnya petani, atau ibu rumah tangga saat mengangkat beban, atau pun gerakan membungkuk, ia akan bisa lebih rileks.

Terkait optimalisasi fleksibilitas gerak itu, bisa gerakan Tādāsana, Bhujangāsana, Paśchimottānāsana sangat cocok dilakukan. Tujuannya, dapat memperbaiki tulang belakang, mencegah bungkuk permanen termasuk sakit pinggang kronis. Contoh lainnya, 12 gerakan Sūryanamaskāra , ketika dilakukan selama lima kali di pagi hari, bisa menaikkan unsur agni di nabhi, pencernaan jatharāgni. Jadi ketika mengonsumsi makanan, akan bisa diterserap lebih baik.

Latihan Yoga Assana di areal halaman Pasraman Widya Shanti Buana


Selain itu yoga yang dilakukan secara reguler, juga dapat melancarkan prāṇa, darah termasuk oksigen. Di samping dapat menurunkan hipertensi, diabetes, sembelit tanpa obat. Karena itu, pelatihan yoga secara reguler itu penting buat para Lansia yang menggunakan tenaga ekstra, seperti masih kerja sawah.

Yoga asanas juga dapat menguatkan dengkul & keseimbangan. Karenanya, bisa mencegah terjatuh bahkan lumpuh. Sebab, terkait fisik kalau tidak dilatih , maka akan ada penurunan masa otot, dan dampaknya justru badan cepat renta padahal umur masih 40 tahun. Karena itu, pelatihan yoga asana di Pasraman ini, merupakan salah satu program kerja Pasraman yang juga mengelaborasi pelatihan bidang Pendidikan, Pelayanan dan Spiritual. Memang, hingga saat ini baru program pelatihan bisa diagendakan setiap hari sabtu pukul 16.00 Wita. Program itu sudah berjalan sejak bulan Januari 2026.

Para peserta kebanyakan dari Ibu Ibu PKK, dan ada juga beberapa bapak bapak, sementara belum ada para remaja dan anak anak yang ambil bagian. Nah, ke depannya seiring orang tuanya, mendapat manfaat dari yoga, secara gradual pasti anaknya terkena imbasnya, tinggal soal waktu saja.

Jumlah peserta yang mengikuti latihan beraneka ragam. Sebab, sering terbentur kesibukan mengakibatkan peserta harus absen. Namun, paling banyak sekitar 30 peserta meramaikan setiap sesi yoga.

Di samping manfaat yang disampaikan di atas, program yoga khususnya yang dilaksanakan di Pasraman Widya Shanti Buana, memberikan banyak kegunaan untuk kesehatan tubuh, yakni yoga dapat meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh sehingga otot dan sendi menjadi lebih lentur. Yoga juga memperbaiki postur tubuh dengan melatih posisi tubuh yang benar. Selain itu, dapat meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh. Melancarkan peredaran darah dan meningkatkan fungsi pernapasan. Mengurangi nyeri otot dan sendi, terutama pada lansia. Meningkatkan kualitas tidur dan membantu tubuh lebih rileks. Termasuk dapat menguatkan sistem imun sehingga resistensi tubuh bisa lebih tahan terhadap penyakit.

Latihan Yoga Assana di areal wantilan Pasraman Widya Shanti Buana


Selain dampak positif fisik, pelatihan Yoga asanas itu juga memberikan implikasi secara psikis. Sebab, dari penelitian yang dilakukan, yoga juga berperan penting menjaga kesehatan mental dan emosional, yaitu: Yoga mengurangi stres dan kecemasan melalui latihan pernapasan dan meditasi. Meningkatkan konsentrasi dan fokus pikiran. Menumbuhkan ketenangan batin dan keseimbangan emosi. Yoga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kesadaran diri. Juga, membantu mengendalikan emosi negatif seperti marah, takut, dan gelisah. Meningkatkan rasa syukur dan kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Di samping secara fisik dan psikis, yoga juga berdampak positif secara sosial. Ketika yoga dihelat secara bersama-sama di desa, bersama komunitas, maka dipercaya dapat memberikan manfaat sosial yang besar, antara lain: Mempererat hubungan antarwarga melalui kegiatan positif yang dilakukan bersama. Meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Membangun komunikasi yang harmonis antar generasi. Menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Menumbuhkan rasa saling mendukung dalam menjaga kesehatan. Menjadi sarana pembinaan karakter dan nilai spiritual.

Berpose cantik setelah Latihan Yoga Assana di areal wantilan 
Pasraman Widya Shanti Buana

Diyakini para peserta yoga juga mendapat manfaat khusus, ketika mengikuti Yoga di Pasraman Widya Shanti Buana, yang memang secara spesifik merupakan lembaga pendidikan spiritual dan budaya Hindu. Karena itu, dalam berbagai hal , eksistensi dan kehadiran Pasraman Widya Shanti Buana memiliki peran penting dalam pengembangan yoga sebagai sarana pembinaan jasmani, mental dan juga rohani.

Dengan skema program yang diagendakan dapat meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Karena melalui agenda yang konsisten dan sistematis, juga dapat mentransformasikan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari. Demikian juga karakter yang baik seperti disiplin, sabar, dan penuh kasih bisa terwujud.

Selain agenda pendekatan spiritual melalui yoga secara universal, di Pasraman juga mengakomodasi ajaran lokal genius Bali, berupa pelestarian budaya yang sudah mengakar dan membumi, selain itu ajaran yoga tradisional Bali juga diberi ruang optimal. Sinergi kurikulum yang smart dan bijak itu penting dan bagian dari sasaran atau target secara holistik, untuk merealisasikan keseimbangan antara sekala dan niskala. Selain, menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Sejauh ini, pelatihan yoga di komunitas Pasraman Widya Shanti Buana, ditangani tiga orang pelatih tetap, mereka yang rutin mengajar yaitu yogi Putu Putrawan, SE, M. Fil. H. bersama istri dan Ibu Intan. Namun pada kesempatan kesempatan tertentu pihak Pesraman juga mengundang pelatih dari luar. Seperti bapak Ngurah dan Ibu Yasmin yang merupakan seorang guru Yoga dari komunitas Seger Oger. Di samping itu, juga dosen jurusan Yoga dari Fakultas Brahma Widya Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Bapak Made Gede Juniartha. (Diedit kembali: Sadhu Giriramananda).

Pose savasana mengakhiri Latihan asana

Suluh Sadhana Edisi 3 ,Januari-Juni 2026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Suluh Sadhana Edisi 03

  KATA PENGANTAR Om Swastyastu Jajaran Redaksi sangat berbahagia dan sekaligus mengucapkan puji syukur kepada Hyang Widhi Wasa, karena majal...