Kata Pengantar
Om Swastyastu
Pembaca yang budiman
Di rimba sunyi, jiwa mencari terang, bukan obor dunia, benderang sesaat hilang.
Tetapi Suluh Sadhana di sanubari, nyala tak terperi yang menuntun langkah dalam gelapnya diri.
Suluh Sadhana panggilannya, disiplin jiwa raga. Usaha suci menembus kabut, tiada ragu tiada laga. Setiap hembusan napas, kidung suci, japa atau mantra adalah bahan bakar, penyemangat tiada kira.
Suluh Sadhana, penerang jalan sunyi dari ego duniawi, menuju hakikat yang murni. Dalam meditasi hening, samadi mendalam, cahaya itu berpendar, abadi dan tentram.
Bukan tujuan akhir, tapi sarana pencapaian. Kesadaran membuncah, dalam setiap lipatan. Mewujudkan keilahian, di dalam diri sejati. Tetap berpegang pada prinsip dasar Unity (Kesatuan), Purity (Kemurnian) dan Divinity (Ketuhanan).
Kehadiran Suluh Sadhana Edisi-2 Juli-Desember 2025 yang berisikan rubrik Mutiara Veda, Upanisad dan Tuntunan Kehidupan, Pembelajaran Veda, Ajaran dan Praktik Spiritual, Kegiatan Ritual, Kegiatan Sosial, Ayurveda, Dharma Yatra, Kearifan Lokal Profil, Yoga dan Meditasi, Kisah Perjalanan Spiritual, dan Resensi Buku ini diharapkan dapat sedikit mengurangi dahaga bagi para peminat spiritual dan masyarakat yang mendambakan pembelajaran Veda.
Om Tat Sat
Denpasar, 25 Desember 2025
Redaksi
DAFTAR ISI
Mutiara Veda
Upanisad dan Tuntunan Kehidupan
Pembelajaran Veda
Ajaran dan Praktik Spiritual
Kegiatan Ritual
Kegiatan Sosial
Ayurveda
Dharma Yatra
Kearifan Lokal
Profil
Yoga dan Meditasi
Kisah Perjalanan Spiritual
Resensi Buku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar