Fungsi “Pavamana Suktam” dan “Proksana Mantraah” dalam Ritual Rudra Homa

 


“Sesuai Veda Puspanjali Vol 2 2011 dan Prarthana, Slokas & Vedic Hymns in Samskrit” 2023.

Penyadur: Sadhu Giriramananda

Pavamana Suktam, dilantunkan sebagai proses pemurnian sebelum yagya dan puja - untuk memanggil Dewa Varuna di dalam air di dalam bejana (kalasa). Pavamana Suktam adalah sebuah ayat dari Rig Veda yang digunakan untuk melenyapkan karma kehidupan lampau. Rumusan mantra ini juga dapat membebaskan diri dari cengkeraman buaya.

Mantra Pavamana (pavamāna berarti "disucikan, disaring", secara historis merupakan nama Soma), yang juga dikenal sebagai pavamāna abhyāroha (abhyāroha, secara harfiah berarti "naik", yang merupakan istilah teknis Upanishad untuk "doa" adalah mantra India kuno yang diperkenalkan dalam Bṛhadāraṇyaka Upaniṣad (1.3.28.)

Pavamana Suktam merupakan nyanyian sangat kuat dari Weda yang dapat membangkitkan energi atau tattva, fungsinya juga bisa memurnikan ruang dan lingkungan. Mantra-mantra ini menghilangkan pengaruh negatif, vastu dosha, dan ilmu hitam, serta memurnikan tempat, lingkungan sekitar.

Pavamana' adalah nama populer Dewa Soma. Di sini, Pavamana berarti 'yang mengalir dan menyucikan'. Sukta Pavamana dibacakan sebelum memulai ritual keagamaan apa pun karena konon memiliki efek penyucian yang luar biasa dalam kehidupan seseorang.

Om. Hiranyavarņāḥ śucayaḥ pāvakā yāsu jātaḥ kaśyapō yāsvindrah. Agnim yā garbham dadhirē virupāstāna āpaśśagg syōnā bhavantu. I 1 I

1. Semoga air murni dan keemasan yang melahirkan Kashyapa, Indra, dan Agni ini, bermurah hati dan baik kepada kita.

Yāsāgam rājā varuņō yāti madhye satyānṛtē avapaśyam jananām. Madhuścutaśśucayō yāḥ pāvakāstā na āpaśśagg syōnā bhavantu. I2 I

2. Semoga air murni dan semanis madu yang mengelilingi Dewa Varuna, yang membedakan orang jujur dari yang tidak jujur, bermurah hati dan baik kepada kita.

Yāsam dēvā divi krnvanti bhakşam yā antariksē bahudhā bhavanti. Yāḥ pṛthivīm payásōndanti śukrāstā na āpaśśagg syōnā bhavantu. I3I

3. Semoga air yang menyediakan makanan bagi para dewa di surga dan menghujani keberuntungan di bumi ini, bermurah hati dan baik kepada kita.

Śivēna mā cakṣuṣā paśyatāpaśśivaya tanuvōpa sprśata tvacam mē. Sarvāgam agnīgam rapsusado huvē võ mayi varcō balamōjō nidhatta. I 4 I

4. Wahai Air, berkatilah aku dengan tatapan penuh berkah-Mu, dan usap kulitku dengan sentuhan kasih Mu. Agni, yang bersemayam di air ini untuk menganugerahkan kepadaku cahaya, kekuatan, dan kekuasaan.

Pavamānassuvarjanah. Pavitreņa vicarșanih. Yah pōtā sa punātu mā. I 5 I

5. Wahai para makhluk suci dan murni, yang menghuni Suvarloka (alam kausal), semoga Engkau bersama Dewa Potha menyucikan kami dengan pikiran-pikiran suci-Mu.

Punantu mā dēvajanāh. Punantu manavō dhiyā. Punantu viśva āyavaḥ. I 6 I

6. Semoga aku disucikan oleh para dewa penghuni surga, dan semua orang suci penghuni dunia ini; semoga aku juga disucikan oleh para bijaksana seperti Manu (Orang bijak terkemuka yang, dengan 'Manusmriti'-nya, telah menetapkan kode etik yang benar bagi umat manusia).

Jātavēdah pavitravat. Pavitreņa punāhi mā. Šukrēņa dēvadīdyat. Agnē kratvā kratūgam ranu. I 7 I

7. Wahai Dewa Jataveda (Api) yang murni dan mahatahu, Engkau mengetahui semua makhluk di alam semesta ini dan Engkau bersinar dengan kemurnian; semoga Engkau menyucikan kami dan menganugerahkan kami tekad untuk bertindak benar.

Yatte pavitramamarcişi. Agnē vitatamantarā. Brahma tēna punīmahē. I 8 I

8. Ya Dewa Agni (Api), semoga pengetahuan kami disublimasikan oleh kekuatan-Mu yang terwujud dalam nyala api-Mu.

Ubhābhyam dēvasavitah. Pavitreņa savēna ca. Idam brahma punīmahē. I 9 I

9. Ya Dewa Savitha (Matahari), semoga pengetahuan kami menjadi luhur, terinspirasi oleh kemurnian-Mu.

Vaiśvadēvī punatī dēvyāgat. Yasyai bahvistanuvo vītaprsthāh. Tayā madantah sadhamādyesu. Vayagg syama patayō rayīņām. I 10 I

10. Semoga Dewi alam semesta yang memerintah para Dewata (setengah dewa) menyucikan dan memberkati kami dengan kehadiran-Nya. Semoga kami mendapatkan Darshan Wujud Ilahi-Nya, yang menyucikan kami. Semoga kami menjadi penguasa kekayaan melalui keterlibatan dalam kegiatan yang saleh berkat rahmat-Nya.

Vaiśvānarō raśmibhirmā punātu. Vātah prānēnēşirō mayō bhūh. Dyavapṛthivī payasā payobhiḥ. Rtāvarī yajñiye maa puniitam I 11 I

11. Semoga Dewa Vaishvanara (Agni), yang merupakan dermawan bagi semua, menyucikan kami dengan sinar-Nya. Semoga Dewa Vayudeva (Dewa Angin) menganugerahkan kebahagiaan kepada kami dengan meresapi tubuh kami sebagai prinsip kehidupan. Semoga langit dan bumi, yang dihuni oleh orang-orang yang jujur, dan dipenuhi dengan limpahan susu dan air, menyucikan kami dengan memudahkan pelaksanaan pengorbanan.

Brhadbhiḥ savitastṛbhiḥ. Varșișthairdēvamanmabhiḥ. Agnē daksäih punāhi mā. Yena dēvā apunata. Yenapo divyankaśaḥ. Tēna divyēna brahmana. Idam brahma punīmahē. I 12 I

12. Ya Dewa Agni dan Dewa Savitur, bermurah hatilah kepada kami. Engkau memiliki kekuatan untuk menghapus dosa-dosa terburuk semua orang di tiga dunia; kami rindu untuk menjadi murni. Semoga Engkau membebaskan kami dari segala dosa. Semoga kekuatan ilahi-Mu, yang menyucikan para Dewa dan melindungi 'Sabda' suci, menebus kami. (Sabda Suci di sini merujuk pada Weda yang berasal dari Tuhan)

Yah pavamānīraddhyēti. Rsibhissambhrtagam rasam. Sarvagam sa pūtamaśnāti. Svaditam matariśvanā Pāvamānīryō adhyēti. Rsibhissambhrtagam rasam. Tasmai sarasvati duhe. Kṣīragam sarpirmadhudakam I 13 I

13. Siapa pun yang melafalkan Pavamana Sukta (Sukta ini yang dianggap sebagai intisari Weda yang dianugerahkan kepada kita oleh para resi zaman dahulu), menikmati saripati makanan penopang yang dimurnikan dan dilezatkan oleh Dewa Vayu. Kepadanya, yang melafalkan Pavamana Sukta, Dewi Saraswati menganugerahkan susu pengetahuan, ghee kebijaksanaan (Kebijaksanaan adalah intisari pengetahuan sebagaimana ghee adalah intisari susu) dan madu persekutuan ilahi yang penuh kebahagiaan.

Pāvamānīssvastyayanih. Sudughāhi payasvatih. Rsibhissambhrtō rasah. Brāhmaṇēṣvamṛtagam hitam. Pāvamānīrdisantu nah. Imam lōkamatho amum. Kāmānthsmardhayantu nah. dēvīrdēvaiḥ samābhrtäh. Pāvamānīssvastyayanīh. Sudughāhi ghrtaścutah. Rsibhih sambhrto rasah. Brahmaņēşvamṛtagam hitam. I 14 I

14. Sebagaimana disadari oleh para Brahmana, himne-himne suci Pavamana Sukta merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan dan keabadian. Himne-himne tersebut mengandung saripati pengetahuan dan ghee kebijaksanaan yang membentuk hakikat Weda. Semoga kita, yang disucikan oleh lantunan himne-himne ini, mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga semua keinginan kita terpenuhi dan semoga kita diberkati dengan pergaulan suci para dewa dan dewi.

Yena dēvāḥ pavitrena. Ātmānam punate sada. Tena sahasradhārēna. Pāvamānyaḥ punantu mā. Pavitram Prajāpatyam. Satōdyamagam hiranmayam. Tena brahma vido vayam. Pūtam brahma punīmahē. Indrassunīti sahama punātu. Sōmassvastyā varunassamīcyä. Yamō rājā pramanābhiḥ punātu mā. Jātavědā mōrjayantyā punātu. I 15 I

15. Semoga himne suci Pavamana Sukta, yang dengan melantunkannya bahkan para dewa, Prajapati, dan para Brahmana mencapai kemurnian, menyucikan kita dengan berbagai cara. Semoga Dewa Indra menyucikan kita dengan membimbing kita di jalan moralitas; Semoga Dewa Soma menyucikan kita dengan menganugerahkan kesejahteraan; Semoga Dewa Varuna menyucikan kita dengan persahabatannya; Semoga Dewa Yama menyucikan kita dengan pikiran-pikiran mulia dan semoga Dewa Jataveda memberkati kita dengan energi yang terus bertumbuh.

Prokșaņa Mantrāh

Proksana Mantraah ini adalah doa seorang aspiran, bahkta, shadaka (penyembah) yang sedang melakukan Abhisheka (prosesi ritual kepada Tuhan). Rumusan mantra ini diagungkan semua kitab suci Weda sebagai salah satu ritual agung terkait melenyapkan segala kejahatan, mencapai semua keinginan, dan juga kelimpahan kemakmuran. Mantra Prokshana juga dilantunkan selama pelaksanaan Rudrabhisheka, Puja Ganesha, puja Kalasha Sthapana, sthapana Shiva Lingga dilakukan. Kemudian mantra Laghunyasa, mantra Shivopasana, 108 nama Dewa Shiva dan Sri Rudram dilantunkan, disertai abhishekam Shiva Lingga dengan sebelas bahan yang ditentukan, termasuk air, susu, dadih (yogurt), ghee, madu, air kelapa muda, dll. Saat pemujaan kepada Dewa Rudra ini dilakukan, seseorang biasanya berdoa bukan saja memohon pahala materi juga spiritual.

Om dēvasyatvā savituḥ prasavē. Aśvinörbāhubhyām. Pūșno hastābhyām. Aśvinör bhaisajyēna. Tējasē brahmavarcasā yābhiṣiñcāmi. Dēvasyatvā savituḥ prasavē. Aśvinörbāhub-hyam. Pūșnō hastābhyām. Sarasvatyai bhaisajyēna. Vīryāyānnādyā yābhișińcāmi. Devasyatvā savituḥ prasavē. Aśvinörbāhubhyām. Pūșnō hastābhyām. Indrasyēndriyēņa. Śriyai yaśasē balāyābhiṣiñcāmi. I 1 I

1. Ya Tuhan, aku melakukan Abhisheka kepada-Mu, dengan inspirasi dari Dewa Savitru untuk mencapai cahaya jasmani dan rohani, melalui kebajikan dan kekuatan penyembuhan Dewa Ashwini serta berkah dari Dewa Pusha.

Ya Tuhan, aku melakukan Abhisheka kepada-Mu, dengan inspirasi dari Dewa Savitru, untuk mencapai keberanian dan makanan yang bergizi dengan kebajikan Dewa Ashwini dan Dewa Pusha, serta kekuatan penyembuhan Dewi Saraswati.

Ya Tuhan, aku melakukan Abhisheka kepada-Mu, dengan inspirasi dari Dewa Savitru untuk mencapai kekayaan, kesuksesan, ketenaran, dan kekuatan, dengan kebajikan Dewa Ashwini dan Dewa Pusha, serta kekuatan Dewa Indra.

Dēvasyatvā savituḥ prasave'svinora bahubhyām pusno hastabhyāgam sarasvatyai vācō yantur yantrē nāgnestva samrajyē nā bhiṣiñcāmīndrasya tvā samrajyēnābhisinñcāmi bṛhaspate stvā sāmrajyēnābhiṣiñcāmi. I 2 I

2. Ya Tuhan, hamba melakukan Abhisheka kepada-Mu, dengan inspirasi yang diberikan oleh Dewa Savitru, dengan restu dari Dewa Ashwini, Dewa Pusha, dan Dewi Saraswati (Dewi Ucapan) agar dapat mencapai kekuasaan di seluruh kerajaan melalui karunia Dewa Agni, Dewa Indra, dan Dewa Brihaspati.

Āyurāśāstē. Suprajāstvamāśāstē. Sajātavanasyamāśästē. Uttarāndēva yajyamāśästē. Bhūyo havişkaraņa māśāstē. Divyam dhāmāśästē. Viśvám priyamāśāstē. Yadanēna haviṣā"şästē. Tadaśyāttadrdyāt. Tadásmai dēvārasantām. I 3 I

3. (Ini adalah doa kepada Tuhan oleh para pendeta yang memimpin Yajna agar melimpahkan kehidupan yang baik dan sejahtera kepada 'Yajamana', penyelenggara Yajna). Yajamana atau penyelenggara Yajna mendambakan umur panjang, keturunan yang baik, pengakuan, dan status dalam masyarakat. Ia ingin melakukan banyak pengorbanan (seperti Deva Yajna dan Havishkarana). Ia mendambakan semua kebaikan di dunia ini dan akhirat. Semoga Yajamana mencapai semua yang ia cita-citakan melalui pengorbanan ini dengan limpah.

Drupadādivēn, mumucānah. svinnassnātvī maladiva. Pūtam pavitrēņē vājyam. Āpaḥ śundantumainasaḥ. I 4 I

4. Ya Tuhan, semoga aku diselamatkan dari musibah yang akan datang dengan rahmat-Mu, seperti mandi yang membersihkan orang yang berkeringat. Semoga air suci membasuh dosa-dosaku sebagaimana api menyucikan makanan/persembahan kurban 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Suluh Sadhana Edisi 02

  Kata Pengantar Om Swastyastu Pembaca yang budiman Di rimba sunyi, jiwa mencari terang, bukan obor dunia, benderang sesaat hilang. Tetapi S...